MODEL PENGEMBANGAN KUNJUNGAN WISATA
GASTRONOMI KESULTANAN BANTEN: PERAN NOVELTY
SEEKING, PERCEIVED AUTHENTICTY, DAN INTENTION TO
PURCHASE ETHNIC FOOD MELALUI PENGGUNAAN
AUGMENTED REALITY
0 Eksemplar Tersedia
Kembali ke Katalog

MODEL PENGEMBANGAN KUNJUNGAN WISATA GASTRONOMI KESULTANAN BANTEN: PERAN NOVELTY SEEKING, PERCEIVED AUTHENTICTY, DAN INTENTION TO PURCHASE ETHNIC FOOD MELALUI PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY

Farah Levyta

Farah Levyta
ISBN/ISSN
Tahun Terbit 2024
Penerbit Institut Pariwisata Trisakti
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik -
Nomor Panggil -
Klasifikasi -
Bahasa Indonesia
Jenis Media Disertasi

Catatan

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penggunaan Augmented Reality (AR) memengaruhi persepsi wisatawan terhadap keaslian dan perilaku pencarian hal baru, serta dampaknya pada niat membeli makanan etnis Banten dan niat mengunjungi Banten sebagai destinasi wisata. Fenomena yang mendasari penelitian ini adalah penurunan jumlah wisatawan di Banten dalam beberapa tahun terakhir, yang memicu kebutuhan akan inovasi dalam strategi promosi wisata. Selain itu, perilaku wisatawan menunjukkan kecenderungan baru, di mana mereka semakin tertarik untuk mencoba makanan lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata secara keseluruhan. Namun, hingga saat ini, teknologi AR belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mempromosikan wisata gastronomi di Banten. Sampel penelitian terdiri dari 338 wisatawan di Jakarta yang tertarik pada wisata budaya dan kuliner. Para peserta disajikan presentasi AR yang menampilkan makanan etnis Banten, termasuk gambar, deskripsi bahan, dan metode memasak tradisional, sebelum mereka mengisi kuesioner. Hasil analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa penggunaan AR secara signifikan meningkatkan persepsi keaslian dan mendorong perilaku pencarian hal baru. Keaslian yang dirasakan dan pencarian kebaruan berpengaruh positif terhadap niat membeli dan niat berkunjung, meskipun perilaku pencarian kebaruan tidak berdampak langsung pada niat kunjungan. AR juga berperan secara tidak langsung dalam meningkatkan niat berkunjung melalui peningkatan niat beli. Temuan ini menunjukkan potensi besar AR sebagai alat promosi yang efektif untuk wisata kuliner dan budaya di Banten. Dengan implikasi praktis yang signifikan, penelitian ini merekomendasikan penggunaan AR sebagai bagian dari strategi pemasaran pariwisata untuk merespons penurunan wisatawan dan memperkuat daya tarik wisata gastronomi, sehingga dapat meningkatkan keterlibatan dan kunjungan wisatawan ke Banten.

Daftar Eksemplar

Kode Item No. Panggil Jenis Status Lokasi
T00543S Disertasi Missing Perpustakaan Lt. 2

Berkas Lampiran (E-Book / PDF)

Dokumen lampiran hanya dapat diakses oleh Anggota Perpustakaan terdaftar. Silakan login terlebih dahulu.

Login Anggota untuk Membuka

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Pelajari lebih lanjut.