MODEL PENGEMBANGAN DESTINATION BUBBLE PASCA
KRISIS KESEHATAN GLOBAL UNTUK KEBERLANJUTAN
PARIWISATA DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU
0 Eksemplar Tersedia
Kembali ke Katalog

MODEL PENGEMBANGAN DESTINATION BUBBLE PASCA KRISIS KESEHATAN GLOBAL UNTUK KEBERLANJUTAN PARIWISATA DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Rilla Rianty

Rilla Rianty
ISBN/ISSN
Tahun Terbit 2024
Penerbit Institut Pariwisata Trisakti
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik -
Nomor Panggil -
Klasifikasi -
Bahasa Indonesia
Jenis Media Disertasi

Catatan

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan terhadap pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dan menyebabkan perubahan perilaku wisatawan. Sebagai provinsi yang menjadi pilot project kerja sama Travel Bubble antara Indonesia dan Singapura pada 2022, Kepri juga menghadapi berbagai tantangan dalam kebijakan dan prosedur. Penelitian ini menjawab tantangan tersebut dengan mengkaji 20 pertanyaan penelitian untuk menciptakan model pengembangan destinasi wisata terpadu berkonsep Destination Bubble dengan mengadopsi teori Travel Bubble. Pengujian dilakukan terhadap Destination Attributes dan Travel Risk pada konsekuensi relasional dari konstruksi Tourist Engagement, Attitude, dan Behavioral Intentions toward Destination Bubble. Rerangka kerja pengembangan disusun berdasarkan teori Porter’s Diamond, Kebijakan, dan Pengembangan Wilayah. Penelitian ini menggunakan mixed methods embedded design dan sequential explanatory, dengan pendekatan kuantitatif sebagai metode primer. Sampel diambil berdasarkan teknik purposive sampling, yaitu Wisman yang pernah berkunjung saat pandemi dan pasca pandemi, berjumlah 350 responden kuantitatif yang dianalisis menggunakan PLS-SEM dan IFAS EFAS. Kemudian, 15 informan kualitatif yang dipilih berdasarkan kompetensi yang relevan dan dianalisis menggunakan NVivo. Penelitian ini menghasilkan 13 hipotesis diterima dan tiga ditolak pada pengujian kuantitatif yang ditetapkan menjadi model Bubble Orient, yaitu pengembangan Behavioral Intentions towards Destination Bubble. Kemudian, analisis IFAS EFAS menghasilkan model Competitive DestMap, yaitu Keunggulan Bersaing jangka pendek, menengah, dan panjang, sedangkan analisis kualitatif menghasilkan model Sustainable BubbleDest, yaitu pengembangan Destination Bubble berkelanjutan. Ketiga model pengembangan ini dibaur menjadi model utama yang diberi nama Rianty’s BubbleDest Conceptual Model, yang mengitegrasikan Tourist Orientation, Competitive Advantage, Government Policy, dan Sustainable Tourism untuk menciptakan sebuah Destination Bubble. Penggabungan seluruh metodologi dan desain ini menghasilkan model metodologi baru bernama Sequential Embedded Design. Konsep ini dapat berkontribusi dalam pengembangan destinasi pariwisata terpadu di Kepri, yang memiliki mitigasi dan ketangguhan terhadap berbagai risiko pariwisata, memahami preferensi wisatawan, dan memberikan rekomendasi kebijakan pariwisata yang kompetitif dan berkelanjutan.

Daftar Eksemplar

Kode Item No. Panggil Jenis Status Lokasi
T00540S Rilla Rianty 2193920005 Disertasi Missing Perpustakaan Lt. 2

Berkas Lampiran (E-Book / PDF)

Dokumen lampiran hanya dapat diakses oleh Anggota Perpustakaan terdaftar. Silakan login terlebih dahulu.

Login Anggota untuk Membuka

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Pelajari lebih lanjut.