PENGARUH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN
KEARIFAN LOKAL TERHADAP TATA KELOLA DESA
WISATA TANJUNGJAYA KABUPATEN PANDEGLANG
0 Eksemplar Tersedia
Kembali ke Katalog

PENGARUH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KEARIFAN LOKAL TERHADAP TATA KELOLA DESA WISATA TANJUNGJAYA KABUPATEN PANDEGLANG

Mela Sapitri

Mela Sapitri
ISBN/ISSN -
Tahun Terbit 2024
Penerbit Institut Pariwisata Trisakti
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik -
Nomor Panggil -
Klasifikasi -
Bahasa Indonesia
Jenis Media SKRIPSI

Catatan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui 1). pengaruh Pemberdayaan Masyarakat terhadap Tata Kelola Desa Wisata Tanjungjaya. 2). pengaruh Kearifan Lokal terhadap Tata Kelola Desa Wisata Tanjungjaya. 3). mengetahui pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kearifan Lokal secara simultan terhadap Tata Kelola Desa Wisata Tanjungjaya. Penelitian ini menggunakan Analisis pendekatan kuantitatif dengan metode angket atau penyebaran kuesioner, Pembatasan kriteria pada penelitian ini merupakan responden masyarakat desa wisata Tanjungjaya, sampel yang diuji sebanyak 100 orang, penelitian ini menggunakan metode analisis Demografi, Uji validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Deskriptif, Uji Mean, Uji korelasi, Uji Determinasi (R), Uji Regresi Sederhana, Uji Regresi berganda, Uji T dan Uji F Dengan menggunakan SPSS Versi 27. Hasil pada uji validitas seluruh pernyataan variabel X1, X2 dan Y dinyatakan VALID dengan hasil R hitung lebih besar dari R tabel (0,196). Seluruh pernyatan variabel X1, X2 dan Y dinyatakan RELIABEL sesuai kriteria dimana lebih besar dari kriteria ≥ 0,60. Determinasi (R2) adalah 0,884 (R Square), dan dilakukan pengujian determinasi yaitu dengan pengujian 0,884 x 100 = 88,4%. Maka dapat dinyatakan pengaruh pemberdayaan masyarakat dan kearifan lokal berpengaruh secara simultan terhadap variabel tata kelola Desa Wisata Tanjungjaya dengan nilai determinasi 88,4%. Dan hasil pengujian hipotesis pertama, atau H1, dilakukan dengan menggunakan olah data SPSS versi 27. Diketahui bahwa nilai T-Hitung pada pemberdayaan masyarakat sebesar 6.506. T-Hitung dan T-Tabel ditemukan bahwa 6.506 dari 1.984. Karena nilai T-hitung lebih besar daripada Ttabel, dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. Hasil dari pemberdayaan masyarakat H1 (X1) memiliki pengaruh terhadap tata kelola desa wisata (Y). Dan hasil pengujian hipotesis kedua, atau H2: Hasil olah data dengan SPSS versi 27 menunjukkan bahwa nilai T-Hitung untuk kearifan lokal adalah 6.079 Perbandingan dilakukan antara T-Hitung dan T-Tabel, yang menunjukkan bahwa 6.079 lebih besar dari 1.984. Karena nilai T-Hitung lebih besar daripada T-Tabel, dapat disimpulkan bahwa H2 diterima. Oleh karena itu, hasil kearifan lokal (X2) memiliki pengaruh terhadap tata kelola desa wisata(Y). hasil dari F hitung>F tabel yaitu 370.469 > 3,090 maka secara simultan terdapat pengaruh variabel Pemberdayaan Masyarakat (X1) dan Kearifan Lokal (X2) terhadap variabel Tata Kelola (Y). Kata Kunci (Key Words): Pemberdayaan Masyarakat, Kearifan Lokal, Tata Kelola.

Daftar Eksemplar

Kode Item No. Panggil Jenis Status Lokasi
T00429S Mela Sapitri 2153050038 Skripsi Missing Perpustakaan Lt. 2

Berkas Lampiran (E-Book / PDF)

Dokumen lampiran hanya dapat diakses oleh Anggota Perpustakaan terdaftar. Silakan login terlebih dahulu.

Login Anggota untuk Membuka

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Pelajari lebih lanjut.